Tanaman Sekitar Kandang

Lokasi kandang ayam di banyak tempat masih memiliki “sisa” tanah yang tidak dipergunakan untuk kandang, umumnya lahan “sisa” tersebut dimanfaatkan oleh peternak untuk menanam tanaman atau pohon dengan berbagai tujuan, misalnya untuk konsumsi, tanaman pelindung, ataupun untuk menambah pendapatan dari tanaman tersebut.
Pada pemeliharaan broiler selain harus memperhatikan kondisi di dalam kandang (sushu, kelembaban, dll) harus pula diperhatikan kondisi disekitar kandang (diluar kandang). Karena hal ini juga mempengaruhi pada performa ayam yang dipelihara.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
1.Tanaman sekitar kandang
2.Jarak tanaman di sekitar kandang
3.Pemeliharaan tanaman dengan cara dilakukan penyemprotan dengan obat tanaman

Tanaman disekitar kandang, tanaman di sekitar kandang bias mendatangkan manfaat yang cukup besar bagi peternak dan ternak nya, namun bila dilakukan dengan tidak terkontrol, keadaan bisa terbalik. Penanaman pohon ataupun tanaman disekitar kandang, sebaiknya memilih jenis tanaman yang tidak memiliki daun yang lebar dan lebat, karena hal ini akan menghalangi sirkulasi angin dari luar kandang ke dalam kandang yang dibutuhkan oleh ayam. Selain itu juga pemilihan tanaman sebaiknya yang tidak menimbulkan “debu” ketika tertiup oleh angin, misalnya jagun. Jagung akan menimbulkan debu yang cukup banyak ketika angin bertiup dan serbuk sari yang ada di jagung akan tertiup ke kandang, hal ini akan merugikan pada kesehatan ayam karena bisa menimbulkan penyakit, misalnya CRD. Karena ayam terlalu banyak menghisap debu tersebut.

Selain memperhatikan jenis tanaman ataupun pohonnya, harus juga diperhatikan kebersihan tanaman tersebut, termasuk rumput di sekitar kandang. Rumput yang terlalu tinggi akan mengurangi sirkulasi udara ke dalam kandang, selain itu juga tanaman-tanaman di sekitar kandang kalau tidak dilakukan perawatan dengan cara penyemprotan hama penyakit tanaman, bisa merugikan pada ayam karena tanaman-tanaman tersebut bisa dijadikan tempat bertelurnya lalat-lalat dan kemudian telur itu pada 29 hari kemudian akan berubah menjadi lalat dewasa dan bisa sebagai penyebar penyakit.

Jarak tanaman di sekitar kandang, penanaman pohon atau tanaman, sebaiknya tidak terlalu dekat ke kandang, hal ini di maksudkan supaya tidak menghalangi sirkulasi udara dari luar kandang ke dalam kandang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s