Analisis Pola Aliran Udara dan Suhu di dalam Kandanc, A. am Pedaging Beratap Monitor dengan Mentgbunakan Teknik Computational Fluid Dynamic (CFD)

Dibawah Bimbingan Ir. MEISKE NVIDYARTI, M. Eng clan Dr Ir. DYAH WULANDINI, M. Si (M.06/83)

Peneliti :
UPI MUFLIHATI
Tahun
2006

RINGKASAN

Daging ayam merupakan salah satu jenis makanan sumber protein hewani yang harganya relatif terjangkau untuk mayoritas penduduk dan banyak disukai. Ayam ras broiler merupakan ternak unggas yang diusahakan dalam Skala rumah tan—a dan industri peternakan. Dalam usaha peningkatan kuantitas dan kualitas produksi, selain faktor bibit dan makanan, juga diperlukan suatu perkandangan dan manajemen pemeliharaan yang baik. Dalam hal ini kandang merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam usaha budidaya ayam ras broiler. Kandang yang baik adalah kandang yang memenuhi persyaratan teknis untuk perkembangan ayam dan mampu menyediakan kondisi lingkungan mikro yang
1~ C) yang
dibutuhkan oleh ayam. Lingkungan mikro yang sangat berpengaruh dalam budidaya ayam adalah suhu, RH, dan pola aliran udara di dalam kandang. Untuk mcn-etahui kondisi suhu dan pola aliran udara di dalam kandang dapat dilakukan analisis terhadap suhu clan pola aliran udara di dalam kandang, salah satu metoda menganalisis suhu dan pola aliran di dalam kandang adalah dengan metode Computational Flid Dynamic (CFD).
Venelitian ini bertujuan untuk menganilisis pola aliran udara dan suhu di dalam kandang ayam ras peclaging dengan menggunakan CFD, melakukan validasi suhu dan pola aliran udara hasil pengukuran dengan hasil CFD, menganilisi RH, dan menganalisis kesesuaian kandang untuk kebutuhan aNam.
In kandang
Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2006 di Laboratorium Lapangan Kandang Unggas Blok B Departemen limu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diketahui bahwa hasil simulasi suhu menunjukkan pola sebaran suhu di dalam kandang sera-am, dengan stadeviasi rata-rata 0.05°C. Sedangkan pola sebaran aliran udara tidak S,-ra-_=–. dengan kecepatan udara maksimum sebesar 0.56 m/det pada bukaan kandang bagian belakanc, dan kecepatan udara minimum adalah 0.07 m bukaan ventilasi kandang bagian samping, dengan standar deviasi rata ra. kecepatan udaranya adalah 0.49m/det. Hasil validasi pada suhu menu-:_ bahwa suhu hasil pengukuran dengan hasil simulasi valid untuk simu’a-,:.’ pukul 08.00, 12.00, dan 14.00, sedan-, kan untuk simulasi pada pukul 16.0C-1 valid. Nash validasi kecepatan udara menuniukkan adanva nerbcda?p vanes tin 2-` antara kecepatan udara hasil simulasi dengan kecepatan udara hasil p;:n_–_,’Kuran. RH udara rata-rata di dalam kandang adalah 73%, belum mencapai tinz Kat Yana optimum untuk kebutuhan ayam. Suhu udara minimum di dalam kandang adalah 27°C dan suhu maksimum di dalam kandang adalah 33.1 T. belum mencapai suhu kandang, optimum yang dibutuhkan oleh ayam. Dari hasil pengukuran di lapangan dan hasil simulasi disimpulkan bahwa adanya bukaan pada atap memberikan kontribusi pada sirkulasi udara yang terjadi di dalam kandang.

Departemen Teknik Pertanian

sumber : klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s